Apa itu Mandi Kucing?

Apa itu Mandi Kucing?

Apa itu Mandi Kucing? – Siang hari yang terik bikin keringatan. Gadis itu duduk di lantai. Meskipun bajunya minim tetap saja kepanasan.

“Panas?”, tanyaku. “Iya, panas”, dia menjawab. Mandi Kucing

(Mandi Kucing) Temperatur udaranya memang panas. Tapi sebenarnya gadis manis dengan tubuh sensual dan memakai baju mini yang menggoda itu yang membuatku kepanasan terbakar gairah.

“Mau mandi?”, tanyaku. “Iya, sebentar lagi aku mandi”, jawabnya.

Kutanya lanjut, “Mau mandi Kucing bareng-bareng denganku?” Kini dia tersenyum renyah. Wajahnya merah merekah. “Mau.”, jawabnya dengan senang hati.

Lalu kuangkat tubuhnya. Bukannya mengarah ke kamar mandi, aku membawanya ke atas ranjang.

Dia bertanya, “Bukannya kita mau Mandi Kucing?” Aku jawab, “Iya, kita mandi. Sebentar lagi.”

Dia bertanya lagi, “Lalu sekarang ngapain?” Sambil tertawa kecil aku menjawab, “Sekarang mandi dulu. “Mandi kucing“.

Dia tertawa lalu menggangguk. Menyanggupi untuk sama-sama [mandi kucing]. Sejurus kemudian air liurku pun menutupi tiap jengkal kulit di tubuhnya. Termasuk di area sensitif kemaluannya.

Rupanya gayung bersambut. Kedua pahanya mengangkan. Kemaluanku yang sudah tegang berdiri pun langsung menerjang.

Setelah beberapa saat lalu sama-sama menggelinjang di atas ranjang. Tubuhnya dan tubuhku sama-sama bersimbah keringat. Tak hanya karena panasnya udara. Tapi justru karena panasnya ranjang.

Aku tanya kepadanya, “Mau Mandi Kucing sekarang?” Dia malah bertanya balik, “Mandi kucing atau mandi beneran, nih?”

Aku tanya balik lagi, “Kamu mau Mandi Kucing yang mana, sayang?” Di luar perkiraanku dia menjawab sambil malu-malu, “Mandi kucing.”

Lalu akhirnya kami berdua pun mandi kucing sekali lagi di atas  ranjang yang masih panas. Mandi Kucing benerannya nanti saja. Siapa tahu bakal mandi kucing untuk ketiga kalinya.

You May Also Like