Berburu Amoy di Jakarta dengan Harga Murah Meriah

Berburu Amoy di Jakarta dengan Harga Murah Meriah

Berburu Amoy di Jakarta dengan Harga Murah Meriah – Di Kota Jakarta, untuk mendapatkan layanan kenikmatan dari gadis-gadis muda bermata sipit alias amoy, ternyata tidak susah. Tinggal pilih, mau bertarif selangit atau yang sangat miring. Mau amoy lokal atau impor.

Untuk amoy kelas jalanan, mungkin sudah menjadi rahasia umum. Ya, jika malam menjelang, di sepanjang Jalan Hayam Wuruk hingga ke Gajah Mada Jakarta Pusat, para amoy ini secara vulgar menjajakan tubuhnya di pinggir jalan.
s-l300
Mereka berdandan menor dan berpakaian sangat seksi. Kepada pengendara yang melintas, tak segan-segan para amoy ini menggoda dengan gaya genitnya.

“Karena di pinggir jalan, mereka baru akan beroperasi ketika malam mulai larut. Biasanya di atas jam 21.00 WIB, ketika jalanan mulai sepi,” jelas Mamad , pemilik kios rokok yang mangkal di sekitar Gajah Mada  Kamis lalu.

Menurutnya, para amoy-amoy tersebut tidak bekerja sendirian. Mereka telah terorganisir dan dikendalikan oleh seorang mami .

“Tapi ada juga sih kalo cuma satu atau dua yang kerja sendiri ,” beber Mamad.

Menariknya, para amoy yang menjajakan diri di wilayah tersebut selalu dikawal oleh seorang pengendara motor.

“Mereka yang akan antar jemput ke hotel jika ada tamu. Tugas lainnya dia adalah menjaga keselamatan ceweknya, termasuk kalau ada razia petugas,” lanjut Mamad.

Ya, untuk amoy di kawasan Gajah Mada dan Hayam Wuruk memang tidak mau dibawa langsung oleh pria yang akan menikmati kemolekan tubuhnya. Setelah transaksi deal, mereka akan diantar ke hotel oleh pengendara motor tadi.

Disamping itu, para amoy tersebut hanya mau diajak kencan di hotel yang biasa dipakai mereka menservis tamunya.

Hotel- hotel itu umumnya tidak jauh dari tempat mereka mangkal. Alasan para amoy, karena setelah melayani pria yang menyewa jasanya, dia bisa balik lagi mangkal dan menggaet mangsa lainnya.

    Halaman Selanjutnya
  • 1
  • 2
  • 3

You May Also Like