Ini Alasan Gadis Pelajar Pilih Jadi Pelacur

Ini Alasan Gadis Pelajar Pilih Jadi Pelacur

Ini Alasan Gadis Pelajar Pilih Jadi Pelacur. Banyaknya wanita pelacur dari kaum pelajar turut disebabkan oleh keinginan hidup mewah. Dulunya, tak sedikit gadis pelajar di Manado menjadi pelacur lantaran faktor ekonomi. Namun, saat ini mulai bergeser menjadi gaya hidup mewah. Dari penelusuran, tak sedikit pelajar kurang mampu tergiur dengan komunitasnya yang memiliki barang mewah, seperti handphone berkelas bahkan kendaraan atau pun rumah. Faktor inilah yang saat ini ‘memaksa’ mereka hidup di luar jalur dan memilih menjadi pelacur.

“Mereka menjadi WPS secara sembunyi-sembunyi dengan pemanggilan melalui telepon seluler. Mereka tidak menjajakan dirinya secara terbuka seperti WPS lainnya,” ujar Pengelola Logistik KPA Kota Manado Johny Wuisan dan Pengelola Program Sonny Winda kepada Komentar di Kantor KPA Manado, Keduanya mengaku telah terjadi peningkatan jumlah pelacur maupun pelanggannya selang beberapa tahun terakhir. Meski demikian, KPA belum bisa memastikan berapa persen dominasi siswi, mahasiswi atau pun ABG yang menjalankan praktik maksiat ini.

Hanya saja mereka menjelaskan, untuk konteks pelacur di Kota Manado terbagi dua, yakni pelacur langsung dan pelacur tidak langsung. “Artinya yang langsung adalah mereka yang vulgar nongkrong di tepi jalan untuk menawarkan jasa. Sedangkan yang tidak langsung biasanya via ponsel atau perantara. WPS ABG atau para pelajar, biasanya via telepon atau pakai jasa perantara.”

Baca juga:

You May Also Like