Jejak Model Panggilan Di Dunia Maya (3)

Jejak Model Panggilan Di Dunia Maya (3)

Jejak Model Panggilan Di Dunia Maya (3) – Para model yang menjajakan diri lewat situs LEN di dunia maya, telah terorganisir dengan rapi. Karenanya, mereka memiliki aturan-aturan ketika ada pria dewasa yang ingin mencicipi kehangatan tubuh moleknya.
11
Salah satunya soal waktu buking. Ya, pria yang ingin mendapatkan layanan model plus ini wajib melakukan buking H-2 dari waktu yang ditentukan.

“Jangan dadakan ya, konfirmasi buking H-2,” jelas pengelola jasa penyedia model di dunia maya ini ketika berbincang dengan RMOLJakarta lewat Whatsapp, baru-baru ini.

Selain soal waktu buking, mereka juga menerapkan aturan pembayaran. “DP (down payment) 50 persen setelah memilih model dan menentukan waktu yang disekapati. Sisanya saat mengantar model,” lanjutnya.

Nah, soal aturan ini rupanya tidak baku. Buktinya, ketika kami minta pembayaraan dilakukan saat COD (bertemu), bereka tidak keberatan. “Boleh deh, diberesin saat COD,” sambung mereka.

Untuk lokasi ‘eksekusi’ para model yang sudah dipilih, hanya bisa dilakukan di hotel. Alasannya, demi keamanan.

Kendati di hotel, namun pihak penyedia model-model cantik untuk kepuasan bawah pusar ini tidak memerinci hotel yang seperti apa.

“Hotel di Jakarta dan sekitarnya, di luar Jakarta ada transport tambahan,” tulis dia lagi.

Kepada kami, penyedia layanan tersebut juga wanti-wanti untuk memperlakukan anak asuhnya layaknya pacar sendiri.

“Perlakukan TO (model) seperti pacar sendiri. Dia sama seperti kita, punya perasaan layaknya seorang wanita,” tutupnya. [adm](rmoljakarta)

You May Also Like