Miss Bum-Bum ini Pernah Jadi Pelacur Termahal di Brazil

Miss Bum-Bum ini Pernah Jadi Pelacur Termahal di Brazil

Miss Bum-Bum ini Pernah Jadi Pelacur Termahal di Brazil. Andressa Urach, mantan selingkuhan Cristiano Ronaldo, mengaku pernah menjadi pelacur termahal di Brazil. Perempuan yang pernah jadi runner-up kontes Miss Bum-Bum ini juga membeberkan kisah hidupnya yang kontroversial. Pernah dilecehkan di usia tiga tahun, Andressa menyerahkan keperawanannya di usia remaja. Pelacur termahal ini juga pernah diajak tidur lebih dari 1000 pria.

Nama Andressa Urach meroket setelah affair dengan sang megabintang Real Madrid, Cristiano Ronaldo. Pelacur termahal ini mengaku pernah diajak tidur oleh Ronaldo yang tergila-gila oleh pantatnya. Ketika pertama kali mengajak kencan, bomber Real Madrid ini berkata, “Apakah kamu benar-benar Miss Bumbum dari Brazil? Apakah kau punya pantat paling indah? Aku paling suka dengan pantat.”

Perselingkuhan itu benar-benar terjadi. Dan pelacur termahal ini membeberkan, Cristiano Ronaldo memang pria jantan. Dalam pergumulan di suite mewah di Villa Magna hotel yang bayarannya 12.000 pounds dalam semalam, Ronaldo menghabiskan waktu satu jam untuk menikmati keindahan tubuh Andressa. Sayang bagi sang Miss Bum-Bum, Ronaldo tiba-tiba saja menghilang, tidak mau membayar tarif kenikmatan sesaat itu, dan tidak mau pula bertemu dengannya lagi.

Tapi ini hanyalah salah satu dari kisah perjalanan hidup sang pelacur termahal. Perempuan cantik ini menuturkan, dirinya mengalami masa kecil yang menyakitkan. Sang ayah menelantarkannya sejak kecil hanya karena perbedaan warna kulit. Andressa yang gelap, diemohi sang ayah yang keturunan Jerman. Andressa dibawa sang ibu untuk tinggal di sebuah rumah sunyi, yang disewakan oleh sepasang kakek-nenek. Tragis bagi Andressa, sang kakek mencabulinya ketika usia masih sekitar 3 tahun.

Gelapnya hidup si pelacur termahal berlanjut dengan kisah ‘menyerahkan keperawanan’ pada sang pacar di usia 14 tahun. Pada umur yang sama, Andressa melahirkan anak laki-laki. Tapi hubungan itu tidak berjalan abadi. Andressa yang pembangkang dan bengal, berpisah dengan sang kekasih pada usia 21 tahun. Di sanalah kemudian ia terjun ke dunia malam, menjadi penari erotis di suah kelab di Porto Alegre, Brazil.

Dunia gelap semakin dimasuki Andressa. Ia bahkan sempat terjun sekalian di dunia kepelacuran dengan tarif termahal,
£ 7.000 per jam atau sekitar Rp 150 juta per jam. Namun gelimang harta pada akhirnya tak pernah memuaskan si pelacur termahal. Belakangan setelah kakinya sempat mengalami pembusukan, Andressa sadar segala yang didapatkannya cuma semu belaka.

Kepada DailyMail Andressa Urach sang mantan pelacur termahal di Brazil mengungkap, “Aku membuat tubuhku sebagai suvenir yang murah. Aku telah berhubungan intim dengan seribuan pria di usiaku yang baru 27 tahun.”

Kini, dengan mengisahkan perjalanan hidupnya ini, Andressa yang pernah menjadi pelacur termahal berharap, tidak ada yang mengikuti jejaknya masuk dunia malam yang kelam. (sidomi)

You May Also Like