PESONA STING TAK LEKANG OLEH WAKTU

PESONA STING TAK LEKANG OLEH WAKTU

PESONA STING TAK LEKANG OLEH WAKTU – Java Jazz Festival 2016 banyak menyisakan catatan. Salah satunya pesona Sting yang hadir di panggung seolah menjadi hiburan pamungkas. Musisi kawakan yang kalem dan berotak brilian ini berduet dengan peniup terompet kenamaan, Chris Botti dan keduanya tampil luar biasa.

Khusus soal Sting, ia memang sudah kondang sebagai insan musik dengan totalitas yang jadi contoh musisi di seluruh dunia. Betapa tidak, vegatraian pemilik nama asli Gordon Matthew Thomas Summer ini sudah bermusik sejak tahun 1970-an. Bersama Stewart Copeland dan Andy Summer dengan The Police-nya ia mendunia dengan lagu-lagu yang menjadi koleksi anak-anak muda kala itu. Pesona Sting melanglang buana dengan perannya sebagai basis sekaligus vokalis dan mencipta lagu.

Keputusannya keluar dari The Police pada tahun 1984 sempat membuat fans kecewa. Mereka kehilangan sosok yang suaranya sudah sangat akrab di telinga dengan alunan lagu new wave rock-nya. Musik yang kaya dengan berbagai unsur aliran musik seperti funk, jazz dan rock ini menjadi begitu renyah disimak.

Berkarir di dunia musik profesional, baik bersama The Police maupun bersolo karir, Sting yang juga merupakan instruktur yoga ini sudah mendapatkan 16 Grammy Awards. Bahkan di Emmy, Golden Globe dan Academy Awards pun kekuatan pesona Sting dengan musiknya juga sempat mendapatkan nominasi dalam kategori Best Original Song.

Pada tahun 2007 ia yang juga mahir berbahas Portugis, sempat bereuni dengan The Police di ajang Grammy Awards. Tak ayal, para fans menyambut gegap gempita pesona Sting bersama kawan-kawannya itu. Karena selain membawakan lagu Roxxane, momen itu juga sekligus sebagai pengumuman dimulainya The Police Reunion Tour.

Di luar urusan karir banyak yang tak mengira , ternyata Sting adalah bapak baptis dari “The Queen of Pop” Madonna. Dan yang lucunya, pria murah senyum bergelar Doctorate of Musicdan pernah menjadi kondektur bus ini juga ternyata menyimpan cerita tentang nama panggilannya yang mini. Rupanya ia dipanggil “Sting” karena saat di Phoenix Jazz Man sering memakai baju berwarna kuning hitam yang menyerupai lebah. **MIND (sting.com, biography.com, brittanica.com)