Simak Zona Cabe-cabean di Jakarta Selatan (3)

Simak Zona Cabe-cabean di Jakarta Selatan (3)

Simak Zona Cabe-cabean di Jakarta Selatan (3) – Cabe-Cabean nampaknya mulai merebak di wilayah Jakarta Selatan, buktinya selain di Taman Ayodya Blok M, Kebayoran Baru, di simpang fatmawati, persisnya di depan RSU Fatmawati juga menjadi tempat mereka mencari mangsa.
BxofjkGCYAAf81q
Berbeda dengan di Taman Ayodya, cabe-cabean yang rata-rata berusia belia ini tidak sekadar nongkrong. “Kebanyakan malah sambil ngamen. Disitulah mereka mencari mangsa,” jelas Dedy bukan nama sebenarnya saat berbincang dengan RMOLJakarta, Rabu (4/3). Dedy merupakan salah satu penyuka cabe-cabean yang kerap berburu di wilayah Jakarta Selatan, dia mengaku sudah sering menggunakan jasa cabe-cabean.

Cabe-Cabean di simpang Fatmawati, lanjut Dedy,berbeda dengan cabe-cabean di wilayah lainya. Sebab mereka menggunakan modus mengamen dan kebanyakan mereka adalah cewek putus sekolah. Mereka umumnya tinggal jauh dari kawasan Fatmawati. “Dulu sedikit, tapi sekarang semakin banyak,” kata Dedy.

Cabe-cabean di kawasan itu beraksi mulai sore hingga dini hari.“Datangnya mulai sore, tapi makin malam makin ramai,” ujar Dedy.

Cabe-cabean di simpang Fatmawati menggunakan modus jemput bola. Mereka hanya memancing-mancing dulu. Selanjutnya pengendaralah yang harus aktif ketika ingin mengajaknya kencan.

Agar bisa lebih leluasa mendapatkan cabe-cabean disana, Dedy menyerankan, saat melewati persimpangan itu ketika lampu traffic light sedang menyala merah pengendara bisa langsung mengajak mereka.

“Langsung aja ajak mau jalan ngga, pasti mereka akan jawab : om mau ngasi berapa,” beber Dedy.

Menurutnya, harga untuk bisa menikmati tubuh cabe-cabean di sana bervariasi. Namun beberapa kali Dedy membawa cabe-cabean dari situ, tarifnya tak lebih dari Rp 500 ribu.

“Paling mahal Rp 500 ribu. Segitu ngga sampai nginap. Jam 12 malam paling minta pulang,” tutup Dedy. [ung](rmoljakarta)

You May Also Like