Simak Zona Cabe-cabean di Jakarta Selatan (5-habis)

Simak Zona Cabe-cabean di Jakarta Selatan (5-habis)

Simak Zona Cabe-cabean di Jakarta Selatan (5-habis) – Cabe-cabean (cewek ABG penjaja cinta sesaat), di kawasan Kemang, persisnya yang beroperasi di depan tempat hiburan sepanjang Jalan Ampera Raya, Jakarta Selatan, sangat berbeda dengan cabe-cabean lain di Jakarta Selatan.

“Mereka memilih di ajak clubbing dulu baru mau lanjut ke hotel,”  jelas seorang petugas keamanan tempat hiburan malam tak jauh dari MC Donal Kemang saat berbincang dengan RMOLJakarta, kemarin malam.

Disamping harus mengajak clubbing, pria yang ingin menikmati kehangatan tubuh mereka tetap harus merogoh kocek alias tidak gratisan.
0001
“Mereka juga memasang tarif, apalagi jika tahu pria yang membukingnya sudah mabuk,” lanjut pria asal Malang itu.

Menurutnya, besarnya tarif untuk menikmati tubuh para gadis belia itu cukup beragam, tak seperti cabe-cabean yang main di Taman Ayodya atau di simpang Fatmawati.

“Paling murah mereka pasang harga Rp 1 juta jika ingin diajak ke hotel. Jadi cabe-cabean di Kemang itu lebih mahal,” imbuhnya.

Menariknya, para gadis yang rata-rata berusia belasan ini tidak mengenal kata short time atau long time. “Intinya mereka happy dan dapat duit, mau sebentar atau lama ngga ada aturan,” tambah petugas keamanan itu.

Lebih jauh, umumnya para cabe-cabean di Kemang beredar saat weekend atau hari libur saja alias sangat jarang beraksi di hari biasa. Maklum, rata-rata dari mereka adalah gadis belia yang masih sekolah SMP atau SMA.

Petugas keamanan itu pun mengatakan, bahwa tidak sulit untuk mendapatkan cabe-cabean di Kemang. Menurutnya, mereka banyak berkumpul di tempat clubbing.

“Ketika mau masuk tempat clubbing, lihat saja di depan tempat hiburan itu. Tawari saja, mau gabung cubbling atau tidak. Rata-rata mereka tak akan menolaknya,” pungkas pria yang keberatan disebutkan jati dirinya itu. [prs](rmoljakarta)

You May Also Like