Sindikat Cewek Panggilan ke Rumah Berkedok Pemijat (4-Habis)

Sindikat Cewek Panggilan ke Rumah Berkedok Pemijat (4-Habis)

Sindikat Cewek Panggilan ke Rumah Berkedok Pemijat (4-Habis) – Untuk tarif cewek panggilan ke rumah berkedok pemijat di Jakarta bervariasi. Baik untuk mereka yang beriklan di Koran atau yang memasang papan di pohon-pohon sepanjang jalan.


Tengok saja Pijat Dewa di kawasan Kalibata City, yang mematok tarif untuk pijatnya saja Rp 150 ribu per 90 menit.

“Kalau mau all in (pijat sekaligus berhubungan intim), Pijat Dewa memasang tariff Rp 500 ribu. Itu untuk sekitaran Jakarta Selatan dan Jakarta Pusat,” jelas Yanti, mantan cewek panggilanyang kini dirumahkan bos konveksi di kawasan Pesanggrahan Jakarta Selatan kepada RMOLJakarta.

Lain Pijat Dewa, lain lagi Pijat LS yang bermarkas di Mangga Dua Jakarta Barat. Ya. Tempat pijat panggilan ini cukup kesohor di belantara Jakarta.

“Dia iklannya banyak. Bahkan sampai ke internet segala. Buka aja google, ketik nama tempat pijatnya,” lanjut yanti.

Koleksi pijat LS dikenal bagus. Rata-rata cantik dan semuanya berusia muda. “Kalau di LS sistemnya jam-jaman. Perjam hanya Rp 100 ribu. Tapi itu belum termasuk begituan (Making Love) lho,” sambungnya.

Menurut Yanti, urusan kepuasan bawah pinggang bisa nego langsung dengan cewek yang telah dipesan. “Kalau buka harga sih biasanya mulai dari Rp 500 ribu sampai Rp 1 juta. Tapi kalau yang sudah tahu, Rp 350-500 ribu sudah mau per jam. Ditambah ongkos pijat yang Rp 100 ribu tadi,” urainya.

Menariknya, jika jam buking lebih dari satu jam, pelanggan LS hanya dikenakan tarif tambahan per jam saja. “Kalau dua jam ya Rp 200 ribu. Tapi itu dibatasi hanya tiga jam. Nah, kalau urusan begituan mau ‘nambah’, ya ngomong langsung ke ceweknya. Biasanya ‘ongkosnya’ juga akan naik,” tambah Yanti.[prs](rmoljakarta)

You May Also Like