“TANGJU” & “HAND-ROLL” SERVICE AFTER LUNCH (2)

“TANGJU” & “HAND-ROLL” SERVICE AFTER LUNCH (2)
Di area ini, para tamu bisa ber-rendezvous dengan sejumlah lady-escort (LC); sekedar berkenalan,bercakap ringan sampai menenggak beberapa gelas minuman sebelum akhirnya berlanjut ke ruang karaoke. Dengan bebas, setiap tamu bisa memelototi puluhan LC yang duduk santai di sofa panjang dan menebar pesonanya. Beberapa staf, mami atau papi di klub KB yang bertugas dan stand-bydi sekitar ruangan, akan memberikan pelayanan ramah.
CYMERA_20161004_165634[1]
Malam itu, saya bersama dua teman saya, sebut saja Raymond, 33 tahun dan Zack, 28 tahun (keduanya bukan nama sebenarnya). Cukup lama saya kenal mereka dan sering kali kami menghabiskan waktu di klub KB. Paling sering, kami lebih suka berada di arena biliar; sekedar iseng sambil menunggu saat-saat jam “clubbing” ditabuh sampai taruhan kecil ­kecilan. Lagi pula, area biliar yang luas dan saban malam tak pernah sepi itu memang mengasyikkan sebagai ajang nongkrong.
Nah, sesekali ketika punya hajalan atau ingin mencari sensasi rekreasi yang yang berbeda, beberapa teman memilih karaoke sebagai pelabuhan terakhir. Seperti malam itu, di penghujung Januari 2003, kami yang sudah bosan menyodok bola biliar selama 1 jam-an, akhirnya sepakat untuk naik ke lantai tiga.
“Ke karaoke aja yuk. Boring nih nyodok bola melulu, mending nyodok yang lain,” seloroh Raymond.
Kami pun menuju ke lantai atas setelah membereskan tagihan meja. Kami berjalan menuju pintu keluar yang letaknya berada di samping bar. Pintu keluar itu tertutup tirai hitam panjang. Begitu terbuka, akan terhampar pemandangan ruang lobby yang lumayan besar. Dua resepsionis di bawah siraman lampu terang memasang senyum manisnya; menyambut tiap tamu yang datang. Di samping kiri terdapat arena biliar lagi khusus tamu VIP, sementara di samping kanan terlihat dua penyanyi wanita tengah beraksi di atas panggung. Beberapa tamu ikut bergoyang di depan panggung.
“Mau mampir ke kafe dulu atau langsung ke karaoke?” tanya Zack.
“Di kafe mau ‘nyodok’ apaan. Entar lama lagi. Langsung ke karaoke aja,” tegas Raymond.
    Halaman Selanjutnya
  • 1
  • 2

You May Also Like